Nationalgeographic.co.id—Berbicara soal dinosaurus Tyrannosaurus rex selalu menarik. Ukuran hingga bagian-bagian tubuh hewan yang telah punah itu membuat banyak orang terkesima. Para peneliti pun tak pernah berhenti untuk mengungkap hal-hal baru tentang T. rex. Salah satunya mengenai indra penciuman T. rex yang luar biasa.

Seperti diketahui bahwa DNA dinosaurus T. rex telah lama hilang. Lantas, bagaimana para peneliti mengungkap bahwa T. rex memiliki indra penciuman yang luar biasa?

Menurut sebuah studi tahun 2019, dinosaurus predator ikonik Tyrannosaurus rex dan kerabatnya memiliki indra penciuman yang sangat tajam di antara semua dinosaurus yang telah punah.

Penelitian yang diterbitkan di Proceedings of the Royal Society B ini mencoba untuk secara kasar mengukur berapa banyak gen yang terlibat dalam kemampuan mengendus T. rex, puluhan juta tahun setelah jejak DNA-nya telah hilang.

Cara peneliti mengukur kemampuan indra penciuman T. rex

Gagasan bahwa tyrannosaurus memiliki indra penciuman yang baik bukanlah hal baru. Misalnya, pada tahun 2008, para peneliti menunjukkan bahwa T. rex dan kerabatnya mengalokasikan sebagian besar otak mereka untuk memproses bau.

Tetapi studi baru ini berkembang untuk menghubungkan DNA hewan hidup dengan tubuh dan kemampuan sensorik mereka, dengan tujuan untuk lebih memahami kemampuan dan perilaku kerabat mereka yang telah lama punah.

Penulis utama studi, Graham Hughes, seorang ahli biologi komputasi di University College Dublin dan rekannya, John Finarelli, seorang paleobiologi di University College Dublin, telah lama tertarik dengan gagasan untuk mempelajari indra dinosaurus—dan memfokuskan upaya mereka pada penciuman.

"Seperti apa aroma lingkungan pada periode Cretaceous? Semua orang membicarakan tentang seperti apa penampakannya—tetapi seperti apa aromanya?" kata Hughes.

Untuk studi ini, kedua peneliti tersebut memfokuskan perhatian pada bentuk keseluruhan otak dinosaurus, yang sebagian dapat diawetkan sebagai jejak pada permukaan bagian dalam beberapa tengkorak yang terawat dengan baik.

Mungkin terdengar seperti tugas yang sulit untuk mengungkap detailnya, tetapi untungnya, para peneliti memiliki referensi dari makhluk hidup: burung, dinosaurus terakhir yang masih hidup.

Baca Juga: Di Mana Saja Fosil Dinosaurus Terbesar di Dunia Pernah Ditemukan?


KOMENTAR


ARTIKEL TERKAIT

Popular

Tag Popular